{"id":1061,"date":"2026-08-29T14:56:36","date_gmt":"2026-08-29T14:56:36","guid":{"rendered":"https:\/\/kedommatalampung.com\/?p=1061"},"modified":"2026-08-29T14:56:36","modified_gmt":"2026-08-29T14:56:36","slug":"dugaan-penganiayaan-oknum-asn-terhadap-saudara-kandung-yang-melibatkan-istri-polsek-tkb-terus-dalami-perkara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/2026\/08\/29\/dugaan-penganiayaan-oknum-asn-terhadap-saudara-kandung-yang-melibatkan-istri-polsek-tkb-terus-dalami-perkara\/","title":{"rendered":"Dugaan Penganiayaan Oknum ASN terhadap Saudara Kandung yang Melibatkan Istri, Polsek TKB Terus Dalami Perkara"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><b>KEDOM MATA LAMPUNG<\/b><b><a href=\"http:\/\/INDONESIA.COM\">.COM<\/a><\/b> &#8211; BANDAR LAMPUNG, 29\/08\/2026 \u2014 Dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SJ terhadap saudara kandungnya masih berlanjut dan tengah diproses oleh pihak Polsek TKB.<br \/>\nSebelumnya, SJ telah memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek TKB terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam proses pemeriksaan, SJ sebelumnya dijadwalkan hadir bersama sang istri inisial B untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Namun, pada kesempatan tersebut hanya SJ yang hadir, sementara sang istri tidak dapat hadir karena disebut sedang dalam kondisi sakit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pihak pelapor menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan jajaran Polsek TKB dalam menangani perkara tersebut. Pelapor menilai proses hukum yang sedang berjalan merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami mengapresiasi kinerja Polsek TKB yang telah menjalankan proses hukum sesuai dengan jalurnya. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan secara profesional, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,\u201d ujar pihak pelapor, Sabtu (29\/8\/2026).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, pihak Polsek TKB membenarkan adanya proses pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik sebelumnya juga telah memanggil ibu dan keponakan SJ inisial Y untuk dimintai keterangan sebagai saksi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam pemanggilan tersebut, ibu SJ hadir memenuhi panggilan penyidik. Sementara Y,\u00a0 keponakan SJ disebut belum dapat hadir tanpa adanya keterangan sehingga belum memberikan keterangan kepada penyidik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pelapor berharap seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut dapat kooperatif dalam memenuhi panggilan penyidik, sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan secara maksimal dan penyidik memperoleh keterangan yang utuh dalam mengungkap fakta sebenarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami hanya ingin semuanya berjalan sesuai dengan prosedur hukum. Kami menghormati proses yang dilakukan penyidik dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,\u201d ungkap pihak pelapor.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan. Pihak pelapor berharap perkara tersebut dapat ditangani secara profesional, objektif dan transparan, serta setiap tahapan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEDOM MATA LAMPUNG.COM &#8211; BANDAR LAMPUNG, 29\/08\/2026 \u2014 Dugaan kasus penganiayaan yang <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/2026\/08\/29\/dugaan-penganiayaan-oknum-asn-terhadap-saudara-kandung-yang-melibatkan-istri-polsek-tkb-terus-dalami-perkara\/\" title=\"Dugaan Penganiayaan Oknum ASN terhadap Saudara Kandung yang Melibatkan Istri, Polsek TKB Terus Dalami Perkara\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1065,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1061"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1061\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1066,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1061\/revisions\/1066"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1061"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kedommatalampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}